Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism) di Wisata Permandian Air Panas Mengeruda di Desa Mengeruda Kabupaten Ngada
DOI:
https://doi.org/10.69869/asjtje33Keywords:
Pariwisata Berkelanjutan, Berbasis Masyarakat, Air Panas MengerudaAbstract
Tingkat Fenomena perkembangan pariwisata di Indonesia menunjukkan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan. Hal ini terlihat pada Objek Wisata Pemandian Air Panas Mengeruda di Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, yang memiliki potensi alam besar dan kontribusi signifikan terhadap PAD, namun masih menghadapi kendala sarana prasarana dan pengelolaan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi pengembangan pariwisata serta pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui lima langkah: pemilihan kasus, pengumpulan data, analisis, perbaikan, dan penyusunan laporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan wisata Mengeruda dipengaruhi oleh potensi alam, partisipasi masyarakat, dan dukungan pemerintah. Integrasi kekuatan internal dengan peluang eksternal seperti promosi digital, kerja sama antarinstansi, dan penguatan kelembagaan dinilai mampu meningkatkan daya saing destinasi. Keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam keberlanjutan pengembangan wisata melalui pelatihan, peningkatan keterampilan, dan pengelolaan lingkungan. Rekomendasi penelitian meliputi peningkatan sarana prasarana, pemberdayaan masyarakat berbasis CBT, optimalisasi promosi digital, serta penguatan kemitraan antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta.
References
Andrinata, (2023). Publisher: Tinta Emas Institute 348 Andrinata Community-Based Sustainable Tourism as a Pillar of Tetebatu Village Development. https://doi.org/10.59535/sehati.v1i3.162
Aksa, F. I. (2019). Geografi dalam Perspektif Filsafat Ilmu. Majalah Geografi Indonesia, 33(1), 43. https://doi.org/10.22146/mgi.35682
Arjana, I. G. B. (2017). Geografi pariwisata dan ekonomi kreatif. PT. RajaGrafindo Persada-Rajawali Pers.
Bayk, N. J., Samin, M., & Hasan, M. H. (2021). Dampak Pengembangan Parawisata Terhadap Pendapatan Masyarakat (Studi Pada Masyarakat Pelaku Usaha di Kawasan Pantai Lasiana Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang). Pharmacognosy Magazine, 75(17), 399405.
Chaerunissa, S. F., & Yuniningsih, T. (2020). Analisis Komponen Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Wonopolo Kota Semarang. Journal Of Public Policy And Management Review, 9(4), 159175.
Fatimah, F. N. A. D. (2016). Teknik analisis SWOT. Anak Hebat Indonesia.
Khair, A. (2025). Dinamika Hubungan Antara Wisatawan Dan Masyarakat Lokal Serta Dampaknya Terhadap Ekonomi Keluarga. Jurnal Economina, 4(April), 127134.
Kondyukova, E. S., Nikitina, O. M., Shershneva, E. G., & Rutkauskas, K. V. (2016). General Cleaning» of the ZhKH Sphere in the Context of Licensing of Management Companies.,. Construction Economics, 2, 14–22.
Kurniadin, M. F. (2024). Rubinstein : Jurnal Multidisiplin Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Wisata Gunung Dago di Desa Dago Kecamatan Parung Panjang Kabupaten Bogor. Jurnal Multidisiplin, 2(2).
Lestari, F. (2020). Pengantar Dasar Geografi Kelas X. 1014.
Manteiro, M. C. B. (2023). Pengembangan Parawisata (Community Based Tourism) sebagai Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Selatan Nusa Tenggara Timur. Jurnal Penelitian Manajemen Terapan (PENATARAN), 8(2), 190203.
Osin, R. F., Rizky, I., Kusuma, W., & Suryawati, D. A. (2019). Strategi Pengembangan Objek Wisata Kampung Tradisional Bena Kabupaten Ngada-Flores Nusa Tenggara Timur ( Ntt ). 14(1), 6065.
Pantiyasa, I. W. (2018). PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT (COMMUNITY BASED TOURISM) DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (Studi kasus di Desa Bedulu, Blah Batuh, Gianyar). Jurnal Ilmiah Hospitality Management, 1(2). https://doi.org/10.22334/jihm.v1i2.68
Permatasari, I. (2022). Peran Model Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism) Dalam Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan (Sustainable Tourism) di Bali. Kertha Wicaksana, 16(2), 164171. https://doi.org/10.22225/kw.16.2.2022.164-171
Riani, N. (2021). Pariwisata Adalah Pisau Bermata 2. Jurnal Inobasi Penelitian, 2(5), 14691474.
Suharti, I., Siwa, A. S., & Karim, F. (2025). Strategi Pengembangan Usaha Industri Rumah Tangga Keripik Pisang Barokah di Kampung Kurik Distrik Kurik Kabupaten Merauke. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 17(1), 186198.
Susfenti E M, N. (2014). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism-Cbt) Di Desa Sukajadi Kecamatan Carita. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, 5(2), 4051.
Yubdina, S., Laila, N., Rini, D. K., Made, N., Dwi, S., & Khairiyah, N. (2024). Strategi Pengembangan Pariwisata Berbasis Potensi : Analisis SWOT Desa Wisata di Sekitar Candi Borobudur. Jurnal Nasional Pariwisata, 14(September), 142–157.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Media Sains

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



